Blog Copiyan

Ku Suka, Ku Baca, Ku Muat

Reduplikasi

Reduplikasi

A. PENGERTIAN

Reduplikasi (kata ulang) adalah proses morfemis yang mengulang bentuk dasar, baik secara keseluruhan, secara sebagian, maupun dengan perubahan bunyi. (Chaer, 1994:182).

Setiap reduplikasi memiliki satuan yang diulang. Satuan yang diulang itu disebut bentuk dasar. Tetapi tidak semua reduplikasi dapat ditentukan bentuk dasarnya.

B. MACAM-MACAM REDUPLIKASI

Reduplikasi dibedakan menjadi lima macam:

1. Reduplikasi penuh atau kata ulang murni (dwilingga) yaitu pengulangan seluruh bentuk dasarnya.

Contoh : Meja-meja, kata-kata.

2. Reduplikasi sebagian (dwipurwa) yaitu pengulangan sebagian dari bentuk dasarnya.

Contoh : Lelaki (laki-laki), beberapa (berapa-berapa).

3. Reduplikasi berimbuhan yaitu pengulangan dengan memberikan afiks (imbuhan).

Contoh : Mobil-mobilan, turun-temurun.

4. Reduplikasi dengan perubahan bunyi yaitu mengubah bunyi perulangan.

Contoh : Sayur-mayur, lauk-pauk.

5. Reduplikasi semu yaitu pengulangan yang tidak jelas bentuk dasarnya.

Contoh : Mondar-mandir, komat-kamit.

C. MAKNA REDUPLIKASI

Makna reduplikasi adalah makna yang timbul akibat proses pengulangan bentuk dasar. Ada 6 makna:

1. Menyatakan banyak (jamak)

Contoh : – Kapal-kapal milik tim SAR yang sedang beroperasi di Laut Jawa di hempas angin.

- Pepohonan di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo tumbang diterjang banjir.

2. Bermacam-macam

Contoh : – Sawah-sawah milik para petani di desa Sukoharjo banyak ditanami sayur mayur.

- Biji-bijian yang dikumpulkan oleh Andi itu akan dijadikan bahan penelitian.

3. Menyerupai

Contoh : – Mobil-mobilan yang kemarin dibeli oleh adikku itu ternyata rusak.

4. Mengandung sifat ‘agak’

Contoh : – …seketika itu wajah Ani kemerah-merahan.

5. Saling

Contoh : – Pada saat Idul Fitri tiba, banyak orang yang bersalam-salaman.

6. Himpunan (terdiri atas)

Contoh : – Bu Anita membuat kelompok linguistik menjadi lima-lima.

7. Berulang-ulang (iteratif)

Contoh : – Mengapa kamu menggeleng-gelengkan kepala?

- Kasiyani yang sakit-sakitan mendapatkan pengobatan gratis dari Puskesmas setempat.

8. Setiap

Contoh : – Gerak-gerik aksi separatis itu diketahui oleh pemerintah Indonesia.

9. Sungguh-sungguh (intensif)

Contoh : – Anto berangkat ke kantornya pagi-pagi sekali.

- Andi meniti jembatan itu dengan perlahan-lahan.

16 Maret 2010 - Posted by | Linguistik | , , ,

2 Komentar »

  1. wow.. makasih ya…

    Komentar oleh Amelia. S | 18 Oktober 2010 | Balas

  2. terimakasih,,,
    tetapi kurang spesifik..

    Komentar oleh ike | 8 Desember 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.