Blog Copiyan

Ku Suka, Ku Baca, Ku Muat

Prosa Lama

Prosa

Prosa ialah bentuk karya sastra yang sifatnya penguraian seluruh pikiran dan perasaan serta tidak terikat irama, rima dan jumlah larik (kecuali prosa liris).

Ciri-Ciri Prosa Lama

  1. Istana sentris (mengenai kerajaan dan keluarganya)
  2. Khayal dan fantasi
  3. Dipengaruhi kesusasteraan Arab dan Hindu
  4. Anonim (tidak diketahui pengarangnya)

Macam-macam Prosa Lama

1. Dongeng : cerita yang isinya mengungkapkan sesuatu yang sifatnya khayal. Macam-macam dongeng :

1)   Mite : dongeng yang berhubungan dengan kepercayaan. Misalnya : Dongeng Nyai Roro Kidul, Cerita Buaya Jadi-jadian dsb.

2)   Legenda : dongeng mengenai asal mula suatu tempat atau mengenai keajaiban alam. Misalnya : Asal mula kota Surabaya, asal mula Gunung Tangkuban Perahu dsb.

3)   Fabel : dongeng tentang binatang yang bertingkahlaku seperti manusia. Misalnya : Dongeng Si Kancil dsb.

4)   Jenaka : dongeng yang menceritakan orang-orang pandir, malang nasibnya yang pengungkapannya menimbulkan suasana humor. Misalnya : Cerita Pak Pandir, Joko Bodo dsb.

2. Sage : cerita tentang orang yang pernah hidup dan berkelana dengan kejadian-kejadian sejarah yang diberi unsur khayalan dengan tujuan mengagungkan. Misalnya : Calon Arang, Ciung Wanara dsb.

3. Cerita Sejarah : cerita yang menurut kejadian dalam sejarah tetapi ditambah dengan unsur khayal. Misalnya : Sejarah Melayu, Hikayat Raja-raja Pasai dsb.

4. Cerita Pelipur Lara : cerita yang dipakai untuk menghibur. Misalnya : Hikayat Amir Hamzah, Hikayat Si Miskin dsb.

5. Cerita Berbingkai : sebuah cerita yang di dalam cerita itu terdapat cerita lagi. misalnya : Hikayat Seribu Satu Malam, Hikayat Bakhtiar dsb.

6. Epos (Wiracarita) : cerita kepahlawanan bangsa yang hidup terus-menerus di tengah-tengah bangsa dan masyarakat. Ada dua :

1. Epos Otentik : cerita kepahlawanan yang merupakan cerminan bangsa. Misalnya : Mahabarata dan Ramayana.

2. Epos Imitasi : cerita kepahlawanan yang merupakan khayalan seseorang. Misalnya : Illias dan Odyssea karya Homerus.

7. Kitab : cerita yang berisi hukum, aturan adat dan agama. Misalnya : Tajus Salatin karya Bukhori Al Jauhari.

Diadaptasi dari buku:

Zainuddin. 1992. Materi Pokok Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

2 Maret 2010 - Posted by | Sastra |

2 Komentar »

  1. Terima kasih, dgn adax makalah ini, tugas saya bisa selesai, n saya mhon spaya bisa di tambah lagi artikelnya….

    Komentar oleh Hadijah jabbar | 26 Mei 2011 | Balas

  2. terima kasih atas tulisannya, tentu menambah wawasan bagiku n beri inspirasi, tengoklah pula daku di blog aku , lam kenal juga.

    Komentar oleh mariana diah | 14 Februari 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.